Seputarpublik.com || SEMARANG — Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto meminta para kepala daerah di Indonesia untuk meninggalkan pola rapat yang bersifat administratif dan seremonial, serta mulai berfokus pada pelaksanaan program-program konkret yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Bima Arya saat menghadiri Rapat Kerja Gubernur (Rekergub) Forum Kerja Sama Daerah Mitra Praja Utama (MPU) 2026 di Kota Semarang, Jawa Tengah, Selasa (12/5/2026).
Menurutnya, tantangan yang dihadapi pemerintah daerah saat ini semakin kompleks, terutama dalam menghadapi dinamika global seperti ketahanan pangan, transisi energi, serta pelaksanaan berbagai Program Strategis Nasional, termasuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).
> “Forum-forum komunikasi kepala daerah sejak dulu sering kali hanya sebatas administratif dan seremonial yang tidak berjalan optimal. Padahal, saat ini kita membutuhkan pendekatan sektoral yang progresif, langsung menyasar isu konkret, dan memiliki pembiayaan yang jelas,” ujar Bima Arya.
Ia menegaskan, Indonesia tengah berada pada fase penting dalam memanfaatkan bonus demografi untuk keluar dari jebakan negara berpendapatan menengah menuju visi Indonesia Emas 2045. Karena itu, sinergi antardaerah dinilai menjadi kunci utama dalam mempercepat pembangunan.
Komentar