“Jadi, khusus Jawa Barat, banjirin Jawa Barat yang masih 13 persen belum menggunakan genteng. Banjirin lagi daerah-daerah sekitarnya, di Sumatera dan lain. Banjirin dari Purwakarta, nyebrang kirim genteng ke sana,” ungkapnya.
Menurut Tito, meningkatnya permintaan dapat memberikan dampak ekonomi bagi sejumlah sektor yang terlibat, mulai dari produsen dan penjual genteng hingga sektor transportasi.
Kondisi tersebut juga sejalan dengan langkah Menteri PKP yang mendorong pengembang untuk menggunakan genteng tanah liat pada rumah subsidi, rumah bantuan, dan program bedah rumah.
Mendagri berharap Program Gentengisasi dapat ikut menggerakkan sentra produksi genteng di berbagai daerah, antara lain Purwakarta, Majalengka, Kebumen, dan Yogyakarta.
“Terima kasih kepada Bapak Ara Sirait yang sudah 'memaksa-maksa' developer untuk beli genteng. Dan terima kasih kepada Pak Prabowo yang punya ide dan perintahkan kita semua untuk membuat program ini,” pungkasnya.
500 Ribu Genteng Dikirim ke Sejumlah Daerah
Komentar