Sebanyak 125 truk yang dilepas dalam kegiatan tersebut mengangkut genteng yang telah memenuhi standar Standar Nasional Indonesia (SNI) untuk dikirim ke sejumlah daerah di Jawa Barat.
Genteng tersebut antara lain diproduksi oleh pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kecamatan Plered, Kabupaten Purwakarta.
Pengiriman tersebut direncanakan untuk mendukung program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Jawa Barat.
Sebelumnya, Kementerian PKP menyebut pengiriman 500 ribu genteng dari Plered melibatkan 14 pengrajin. Pemerintah juga melakukan pendampingan terhadap pengrajin untuk memastikan kualitas produk dan pemenuhan standardisasi.
Sejumlah Pejabat Hadir
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Menteri PKP Maruarar Sirait, Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Muhammad Yusuf Ateh, Wakil Kepala BPKP Aryanto Wibowo, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman, Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein, Bupati Majalengka Eman Suherman, serta sejumlah pejabat terkait lainnya.
Program Gentengisasi menjadi salah satu langkah pemerintah untuk menghubungkan kebutuhan material perumahan dengan kapasitas produksi pengrajin lokal, termasuk UMKM di sentra-sentra genteng daerah. Kementerian PKP sebelumnya menyatakan program tersebut diarahkan sekaligus untuk meningkatkan kualitas, kapasitas produksi, dan akses pasar bagi pengrajin.
*(Penulis; Redaksi )
Komentar