Seputarpublik.com, Jawa Barat – Anggota Komisi 3 DPRD Jawa Barat Ahmad Faisyal Hermawan merasa heran dengan masih tingginya tingkat pengangguran terbuka di Jabar yang mencapai 6,64 persen. Sementara pertumbuhan ekonomi Jabar pada triwulan I 2026 terbilang tinggi mencapai 5,79 persen. Bahkan melampui pertumbuhan tingkat nasional.
“Iya saya heran pertumbuhan ekonomi di Jabar tinggi. Tapi tingkat pengangguran masih tinggi juga, kenapa ?," ungkapnya mempertanyakan, Rabu (24/6/2026).
Menurutnya, legislator Jabar dari PDIP ini, pertumbuhan ekonomi yang tinggi harusnya diimbangi dengan penyerapan tenaga kerja yang masif. Investasi Rp 296,8 triliun yang diserap seharusnya bisa menekan pengangguran dengan lebih banyak menciptakan lapangan kerja yang luas dan berkualitas.
Untuk itu, anggota komisi 3 yang membidangi keuangan dan perekonomian, menekankan perlunya penguatan sektor padat karya, pemerataan pembangunan ke wilayah Selatan Timur Jabar, serta transformasi digital yang inklusif agar pertumbuhan ekonomi benar-benar dirasakan masyarakat.
"Komisi 3 DPRD Jabar akan terus mengawasi agar capaian ekonomi provinsi semakin berkualitas dan berkeadilan," pungkasnya.
(ADV)
Komentar