Meski berhasil membangun usaha dan mencapai kemapanan ekonomi tanpa latar belakang pendidikan formal yang tinggi, Ramli memiliki tekad agar kelima anaknya memperoleh pendidikan setinggi mungkin.
Baginya, keberhasilan ekonomi bukan alasan untuk mengabaikan pendidikan. Anak-anaknya harus memiliki bekal ilmu sebagai modal menghadapi kehidupan.
Harapan tersebut terwujud. Keluarga Ramli Hadi melahirkan anak-anak dengan latar belakang profesi yang beragam, mulai dari dokter, insinyur, ekonom, hingga sosiolog. Selain pendidikan, kesejahteraan keluarga juga menjadi perhatian yang dipenuhi oleh sang ayah.
Bagi Buyung, harapan keluarga itu menjadi salah satu garis tujuan yang terus berjalan beriringan dengan keinginan memperbaiki kualitas dirinya.
Ia memperdalam kemampuan bahasa Inggris di Brighton, Inggris, kemudian menyelesaikan pendidikan magister di Monash University, Australia. Pengalaman pendidikan dan kemampuan berbahasa tersebut menjadi bekal untuk tampil dalam berbagai forum internasional ketika mewakili organisasi Bersama.
Pendidikan bukan sekadar pencapaian akademis, melainkan modal untuk memperluas cakrawala, membangun jaringan, dan menjalankan pengabdian dengan perspektif yang lebih luas.
Komentar