Pernyataan tersebut menjadi bagian dari tawaran program Sayuti dalam pencalonannya sebagai Ketua PWI Aceh. Gagasan itu, menurutnya, diarahkan untuk mendorong pengelolaan organisasi yang lebih memperhatikan kondisi anggota.
Ajak Anggota Perkuat PWI Aceh
Sayuti juga mengajak anggota PWI di seluruh Aceh untuk bersama-sama membangun organisasi sebagai rumah besar wartawan yang mampu memperkuat persatuan dan solidaritas profesi.
Ia berharap PWI Aceh dapat menjadi wadah yang tidak hanya memperjuangkan kepentingan profesi wartawan, tetapi juga menjaga kebersamaan serta memperhatikan kebutuhan para anggotanya.
Bagi Sayuti, pengelolaan organisasi yang baik perlu ditopang oleh program yang jelas, pembiayaan yang terencana, dan semangat gotong royong tanpa menimbulkan beban yang tidak proporsional bagi anggota.
Rencana pembebasan biaya perpanjangan KTA dan penataan pembiayaan kegiatan organisasi tersebut menjadi salah satu program yang ditawarkan Sayuti dalam kontestasi pemilihan Ketua PWI Aceh.
Realisasi program itu, apabila terpilih, akan bergantung pada mekanisme organisasi, kemampuan anggaran PWI Aceh, serta ketentuan yang berlaku terkait administrasi dan iuran keanggotaan PWI.(Redaksi.)
Komentar