“Yang ingin kami bangun melalui Cerdas Cermat Jagat Satwa Nusantara adalah pembelajaran yang terus berjalan,” kata Rumpoko dalam konferensi pers di Jagat Satwa Nusantara TMII, Jakarta, Senin (28/9/2026).
Ia menjelaskan, materi tersebut dapat dimanfaatkan sekolah untuk berbagai kegiatan, mulai dari kuis antarkelas, diskusi mengenai keanekaragaman hayati, hingga pembelajaran bersama yang disesuaikan dengan kebutuhan siswa.
Dengan pendekatan tersebut, pengalaman belajar diharapkan tidak hanya dirasakan oleh siswa yang menjadi peserta kompetisi. Materi yang dibawa ke sekolah juga diharapkan dapat menjangkau lebih banyak siswa sekaligus menumbuhkan kebiasaan belajar mengenai satwa dan konservasi.
Kolaborasi dan Kompetisi
Staff Ahli Menteri Bidang Peningkatan STEM dan Kompetensi Guru Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof. Maila Dinia Husni Rahiem, menyambut baik penyelenggaraan Cerdas Cermat Jagat Satwa Nusantara 2026.
Menurut Maila, kegiatan tersebut dapat menjadi sarana untuk mendekatkan anak dengan ilmu pengetahuan sekaligus lingkungan di sekitarnya.
Komentar