Dialog interaktif tersebut menghadirkan dua tokoh perempuan sebagai narasumber, yakni Irna Narulita, Ketua Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) Banten, dan Annisa Faijah, Wakil Ketua Bidang Pemberdayaan Perempuan DPD KNPI Banten.
Dorong Perempuan Berani Ambil Peran Strategis
Dalam dialog tersebut, Irna Narulita menyampaikan materi mengenai kepemimpinan perempuan.
Ia mendorong para peserta untuk berani mengambil peran strategis di ruang publik maupun organisasi serta berupaya mendobrak berbagai batasan yang dapat menghambat perempuan dalam berkontribusi terhadap kemajuan daerah.
Sementara itu, Annisa Faijah mengupas tema "Perempuan Banten adalah Penggerak Ekonomi UMKM di Banten".
Dalam pemaparannya, Annisa menjelaskan kontribusi perempuan dalam sektor ekonomi mikro, khususnya melalui usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Menurutnya, kemandirian finansial menjadi salah satu aspek penting yang dapat memperkuat posisi dan peran perempuan dalam kehidupan sosial maupun ekonomi.
Melalui kegiatan tersebut, DPD KNPI Banten menyatakan komitmennya untuk terus mendorong pemberdayaan perempuan dengan menyediakan ruang dialog, pengembangan kapasitas, serta peluang bagi perempuan Banten untuk berkontribusi lebih luas.
"Melalui dialog ini, DPD KNPI Banten berkomitmen untuk terus mengawal, memfasilitasi, dan membuka ruang seluas-luasnya bagi perempuan Banten agar mampu berdaya, memimpin, dan menjadi motor penggerak ekonomi serta sosial di Provinsi Banten," paparnya.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran akan pentingnya peran perempuan dalam pembangunan daerah, sekaligus mendorong lahirnya lebih banyak perempuan yang memiliki kapasitas kepemimpinan, kemandirian ekonomi, dan keberanian untuk menghasilkan karya nyata bagi masyarakat Banten.(Goezt')*
Komentar