> “Pemprov DKI Jakarta memberikan apresiasi atas pelantikan FORKABI. Saya ingin Betawi tetap kompak, rukun, dan bersama-sama dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membangun Jakarta. Mudah-mudahan dengan pelantikan ini FORKABI semakin solid dan memberikan kontribusi yang nyata,” ujar Pramono saat menghadiri pelantikan di Balai Agung, Balai Kota Jakarta, Jumat (24/7/2026).
Pramono juga menegaskan komitmen Pemprov DKI Jakarta dalam mengimplementasikan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2024 tentang Provinsi Daerah Khusus Jakarta, khususnya terkait amanat pelestarian dan pemajuan budaya Betawi.
Dalam rangka menyongsong 500 tahun Jakarta, Pemprov DKI Jakarta juga akan menjalankan berbagai program yang melibatkan masyarakat Betawi. Program tersebut antara lain pencetakan 1.000 Al-Qur'an dan penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) yang dimulai dari tingkat RT dan RW.
Sementara itu, Fauzi Bowo menyampaikan ucapan selamat kepada Abdul Ghoni dan Marullah Matali atas amanah yang diberikan kepada keduanya.
Menurut mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut, pelaksanaan Musyawarah Besar FORKABI yang berlangsung melalui proses musyawarah mencerminkan kedewasaan organisasi sekaligus nilai-nilai luhur masyarakat Betawi.
Fauzi berharap FORKABI di bawah kepemimpinan Abdul Ghoni, dengan dukungan Marullah Matali sebagai Ketua MPOP, dapat berkembang menjadi organisasi yang terbuka dan mampu menjadi perekat persatuan masyarakat Betawi.
Selain itu, FORKABI diharapkan dapat menjalankan peran sebagai motivator, dinamisator, dan katalisator dalam mendukung pembangunan Jakarta.
> “Sebagai salah satu organisasi masyarakat Betawi yang besar, saya berharap FORKABI berada di garis depan untuk aktif membangun dan menjaga Jakarta,” kata Fauzi.
Pelantikan kepengurusan DPP FORKABI periode 2026–2031 tersebut menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat Betawi.
Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperkuat peran budaya sebagai salah satu fondasi pembangunan Jakarta yang inklusif dan maju, sekaligus tetap berakar pada identitas serta jati diri masyarakat Betawi.(*/hel)
Komentar