Seputar Publik / Berita

DPP LEMTARI Siapkan Penobatan Prof. Jimly Asshiddiqie sebagai Tokoh Adat Nasional

DPP LEMTARI merencanakan penobatan Prof. Jimly Asshiddiqie dengan gelar kehormatan “Datuk Pengayom Adat Nusantara” pada akhir Oktober 2026 di Jakarta.
Ketua Umum DPP LEMTARI Suhairi Husein Datuk Bandaro Mudo menyampaikan rencana penobatan Prof. Dr. Jimly Asshiddiqie, S.H., M.H., sebagai Tokoh Adat Nasional dengan gelar kehormatan “Datuk Pengayom Adat Nusantara”. Ketua Umum DPP LEMTARI Suhairi Husein Datuk Bandaro Mudo menyampaikan rencana penobatan Prof. Dr. Jimly Asshiddiqie, S.H., M.H., sebagai Tokoh Adat Nasional dengan gelar kehormatan “Datuk Pengayom Adat Nusantara”.

Menurut Datuk Mudo, LEMTARI juga memperoleh sejumlah saran dan arahan strategis dari Prof. Jimly mengenai pentingnya menghidupkan kembali ketentuan serta aturan hukum adat di tengah kehidupan masyarakat modern.

Ia mengatakan, pembahasan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat perhatian terhadap keberadaan adat dan budaya dalam kehidupan masyarakat.

Prof. Jimly Nyatakan Kesediaan Menerima Gelar

Merespons rencana tersebut, Prof. Jimly Asshiddiqie disebut menyambut baik niat jajaran pengurus DPP LEMTARI.

Prof. Jimly juga menyatakan kesediaannya untuk menerima amanah gelar kehormatan yang direncanakan diberikan oleh LEMTARI.

> “Alhamdulillah, jika saya dipercaya diberikan amanah Gelar Tokoh Adat Nasional Pertama oleh Lemtari, saya bersedia menerima gelar tersebut,” ungkap Prof. Jimly.

Pernyataan tersebut kemudian disambut rasa syukur oleh jajaran pengurus LEMTARI yang hadir dalam pertemuan tersebut.

Penobatan Direncanakan Akhir Oktober 2026

Tulis Komentar

Komentar