“Ini adalah salah satu wujud konkret lembaga kursus bersama pemerintah dalam menuntaskan masalah pengangguran,” ujar Zookifli.
Ia mengatakan sektor hospitality menjadi salah satu bidang yang banyak menyerap lulusan kursus untuk bekerja di luar negeri.
Bidang tersebut antara lain mencakup perhotelan, kapal pesiar, koki, housekeeping, hingga caregiver.
Zookifli menyebut sebanyak 4.021 alumni LKP yang dilepas dalam kegiatan tersebut akan bekerja di 11 negara.
“Jadi hari ini kami ada 11 negara untuk melepaskan alumni-alumni LKP bekerja ke negara tersebut,” katanya.
Sejumlah negara yang disebut antara lain Jepang, Malaysia, Bulgaria, Thailand, Albania, Singapura, dan Turki.
Zookifli juga menyebut tingkat kelulusan peserta berada pada kisaran 89 hingga 99 persen dan dinilai kompeten. Angka tersebut merujuk pada kelulusan atau kompetensi peserta, bukan persentase penyerapan tenaga kerja.
LKP Dinilai Punya Peran Strategis Tingkatkan Daya Saing
Dalam pidatonya, Zookifli memaparkan perkembangan lembaga kursus yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.
Komentar