“Kami berharap Mabes Polri dapat segera menindaklanjuti dugaan peredaran narkotika di kawasan Tanah Abang. Jangan sampai wilayah ibu kota menjadi tempat yang rawan terhadap peredaran barang terlarang yang dapat merusak generasi muda,” ujar Jefrin.
Menurutnya, lokasi di sekitar rel kereta api dengan sejumlah bangunan semi permanen diduga dimanfaatkan sebagai titik aktivitas transaksi karena dinilai minim pengawasan. Ia menyebut dugaan aktivitas tersebut perlu mendapat perhatian serius dari aparat berwenang.
Selain meminta penyelidikan terhadap dugaan jaringan peredaran narkotika, massa aksi juga mendorong evaluasi terhadap penanganan kasus narkotika di wilayah hukum Jakarta Pusat agar upaya pemberantasan dapat berjalan lebih optimal.
Sejumlah warga sekitar sebelumnya juga menyampaikan kekhawatiran atas situasi di kawasan tersebut yang kerap dikaitkan dengan dugaan aktivitas peredaran narkotika. Mereka berharap aparat segera mengambil langkah preventif maupun represif demi menjaga keamanan lingkungan.
Hingga aksi berlangsung, belum terdapat keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait video yang beredar maupun tindak lanjut penanganan atas dugaan tersebut.
Aksi yang digelar GANN ini menjadi bentuk partisipasi masyarakat sipil dalam mendorong penguatan pengawasan serta penegakan hukum terhadap peredaran narkotika, sekaligus mengingatkan pentingnya kolaborasi semua pihak dalam menjaga lingkungan yang aman dan sehat bagi masyarakat.(Red)*
Komentar