Seputar Publik / Megapolitan

Gubernur Pramono Resmi Ganti Nama Halte Senen Jadi Halte Jaga Jakarta, Punya Makna Penting

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, saat meresmikan Halte Transjakarta Jaga Jakarta di kawasan Senen, Jakarta Pusat, Senin (8/9/2025). Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, saat meresmikan Halte Transjakarta Jaga Jakarta di kawasan Senen, Jakarta Pusat, Senin (8/9/2025).

“Fasilitas halte sudah disiapkan dengan baik, mulai dari area ibadah, toilet, hingga ruang usaha kecil. Untuk JPO dan lift, Kementerian PU akan segera menuntaskan pembangunannya,” jelasnya.

Uniknya, beberapa bagian halte yang masih menampilkan jejak peristiwa kerusuhan, seperti tiang terbakar, sengaja dibiarkan sebagai simbol pengingat agar kejadian serupa tidak terjadi lagi.

Kabar baik lainnya, Jakarta baru saja meraih peringkat ke-17 dari 50 kota dengan fasilitas transportasi publik terbaik di dunia versi survei internasional Time Out. Posisi ini menjadikan Jakarta berada di urutan kedua terbaik di Asia Tenggara setelah Singapura.

Biaya perbaikan fasilitas halte, JPO, dan lift di Senen serta Polda Metro Jaya diperkirakan mencapai Rp19–20 miliar, yang dikerjakan oleh Kementerian PU, sementara pembangunan halte ditangani langsung oleh Transjakarta.

“Dengan peresmian Halte Jaga Jakarta, saya berharap seluruh masyarakat dapat bersama-sama menjaga ibu kota, agar Jakarta semakin aman, nyaman, dan membanggakan di mata dunia,” tutup Pramono. 

(*/hel)

Tulis Komentar

Komentar