Selain itu, santri harus bisa memimpin majelis taklim di Masjid agar Islam dijaga oleh ahlinya. Apabila diserahkan kepada yang bukan ahlinya, kata dia, maka kehancuran nilai toleransi akan terjadi melalui propaganda ke masyarakat karena mereka tidak pernah belajar dan mengelola agama.
“Intinya bahwa toleransi adalah ajaran Islam terhadap perbedaan. Perpecahan adalah musuh Islam yang harus dilawan. Jadi musuh kita itu bukan peradaban yang berbeda tapi orang-orang yang tidak siap menerima perbedaan,” tuturnya.
Ia pun berpesan agar umat Muslim mampu menjaga adab dengan berkelakuan baik, salah satunya dengan menjaga nilai toleransi terhadap orang beragama lain.
“Kita sebagai Muslim harus bisa memberikan contoh dalam berkehidupan dan beribadah yang baik dimanapun karena nama Islam harus senantiasa kita jaga,” pungkasnya. (*/red/ant)
Komentar