Seputar Publik / Megapolitan

Harga MinyakKita Melambung, Ahmad Faisyal Dukung Langkah Pemkot Bandung Tekan Harga

Agar Tetap Stabil Sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) Yang Ditetapkan Pemerintah.
Anggota Komisi 3 DPRD Provinsi Jawa Barat Ahmad Faisyal Hermawan dukung langkah Pemkot Banfung tekan harga MinyakKita. Anggota Komisi 3 DPRD Provinsi Jawa Barat Ahmad Faisyal Hermawan dukung langkah Pemkot Banfung tekan harga MinyakKita.

Seputarpublik.comJawa Barat – Melambungnya harga minyak goreng Minyak Kita di pasaran khususnya di Jawa Barat memicu keprihatinan Anggota Komisi 3 DPRD Provinsi Jawa Barat Ahmad Faisyal Hermawan.

Legislator Jawa Barat ini pun mendukung penuh langkah Wali Kota Bandung Muhammad Farhan untuk menekan kenaikan harga minyak goreng MinyakKita dengan memperketat pengawasan harga dan menyalurkan bantuan pangan kepada masyarakat secara tepat sasaran.

“Saya dukung langkah Pemkot Bandung ini dan saya nilai sangat positif untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok demi melindungi daya beli masyarakat di tengah dinamika pasar yang tidak menentu ini,” ujar Ahmad Faisyal Hermawan, kepada awak media, Selasa (30/6/2026).

Faisyal pun meminta kepada Pemkot Bandung agar rutin melakukan pengawasan di pasar tradisional juga terhadap jalur distribusinya. 

Menurut Faisyal, hal ini penting dilakukan agar harga MinyaKita tetap sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah. 

"Mengingat hanya sekitar 30 persen distribusinya yang dikendalikan Bulog, sementara 70 persen mengikuti mekanisme pasar," ujarnya.

Terkait penyaluran bantuan MinyakKita dan beras SPHP, Faisyal mendorong agar penyaluran bantuan tersebut kepada sekitar 60 ribu kepala keluarga di Bandung berjalan transparan dan tepat sasaran.

"Yang pasti untuk memperkuat pengendalian inflasi dan ketahanan pangan di seluruh Jawa Barat, Komisi 3 DPRD Jawa Barat siap berkoordinasi dengan Pemkot Bandung," tegasnya.

Sebab, menurutnya, sinergi antara pemerintah provinsi dan kota/kabupaten sangat diperlukan agar masyarakat, khususnya kelompok rentan, dapat terlindungi dari tekanan kenaikan harga kebutuhan pokok.

(ADV)

Tulis Komentar

Komentar