Ika menilai pemerintah perlu memberikan penjelasan secara transparan mengenai penyebab persoalan tersebut, apakah berkaitan dengan ketersediaan stok atau terdapat kendala dalam sistem distribusi dan pengawasan.
Ia mengungkapkan, berdasarkan komunikasi yang pernah dilakukan dengan pihak terkait, termasuk sumber daya manusia (SDM) BPH Migas dan Patra, dirinya memperoleh informasi bahwa persediaan BBM, khususnya untuk kebutuhan transportasi, masih mencukupi.
Atas dasar informasi tersebut, ia meminta adanya kejelasan mengenai faktor yang menyebabkan pengemudi masih menghadapi kesulitan memperoleh BBM.
"Yang pertama kami minta adalah transparansi. Sebenarnya kelangkaan ini karena stok BBM memang kurang atau ada masalah dalam pendistribusian? Sebab, beberapa kali kami mendapatkan informasi bahwa kuota BBM untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri masih cukup. Kalau memang cukup, berarti harus jelas persoalannya ada di mana," tegas Ika.
Menurutnya, pengawasan distribusi perlu diperkuat agar BBM bersubsidi benar-benar dapat diakses masyarakat yang berhak, termasuk para pengemudi yang menggantungkan penghasilan dari sektor transportasi.
Komentar