Seputar Publik / Berita

Harlah ke-5 RBPI, Ika Rostianti Soroti Kelangkaan BBM dan Kawal Revisi UU LLAJ

Peringatan lima tahun RBPI dihadiri sekitar 700 peserta melalui doa kebangsaan lintas agama. Ika Rostianti menegaskan komitmen organisasi mengawal aspirasi pengemudi, mulai dari persoalan BBM bersubsidi hingga revisi regulasi lalu lintas dan angkutan jalan.
Ketua Umum Rumah Berdaya Pengemudi Indonesia (RBPI), Ika Rostianti, menegaskan komitmen organisasi dalam mengawal aspirasi pengemudi Indonesia saat peringatan Harlah ke-5 RBPI di Jakarta, Minggu (1/11/2026). Momentum tersebut juga menjadi ruang menyuarakan persoalan BBM bersubsidi dan revisi UU LLAJ. Ketua Umum Rumah Berdaya Pengemudi Indonesia (RBPI), Ika Rostianti, menegaskan komitmen organisasi dalam mengawal aspirasi pengemudi Indonesia saat peringatan Harlah ke-5 RBPI di Jakarta, Minggu (1/11/2026). Momentum tersebut juga menjadi ruang menyuarakan persoalan BBM bersubsidi dan revisi UU LLAJ.

Ia juga berpandangan, apabila persoalan tersebut memang disebabkan keterbatasan stok, pemerintah perlu menyiapkan alternatif solusi berdasarkan kajian dan uji kelayakan yang matang.

"Kalau memang masalahnya ada pada stok, pemerintah harus mempunyai pilihan dan solusi yang jelas. Apa langkah yang akan dilakukan? Jangan sampai masyarakat, khususnya pengemudi, justru mendapatkan BBM dengan kualitas yang tidak baik. Semua kebijakan harus melalui kajian dan uji kelayakan yang benar," tambahnya.

Harlah ke-5 Dihadiri Sekitar 700 Peserta


Di sisi lain, Ika mengungkapkan antusiasme peserta dalam peringatan Harlah ke-5 RBPI cukup tinggi.

Panitia sebelumnya menargetkan kehadiran sekitar 500 orang. Namun, berdasarkan data absensi yang disampaikan, jumlah peserta yang hadir mencapai kurang lebih 700 orang.

Kehadiran peserta dari berbagai daerah tersebut dinilai menjadi gambaran semangat kebersamaan dan soliditas keluarga besar RBPI dalam memperjuangkan aspirasi serta mendorong peningkatan kesejahteraan pengemudi Indonesia.

Tulis Komentar

Komentar