Seputar Publik / Berita

Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Inovasi Sawit Nasional, PT RPN Ikut Penandatanganan 55 Grant Riset BPDP

Kolaborasi riset senilai Rp88,1 miliar dorong inovasi aplikatif dan komersialisasi teknologi untuk meningkatkan daya saing industri kelapa sawit Indonesia
PT Riset Perkebunan Nusantara yang merupakan bagian dari Holding Perkebunan Nusantara berpartisipasi dalam penandatanganan 55 Grant Riset Sawit yang difasilitasi BPDP dengan nilai Rp88,1 miliar. Program ini bertujuan mendorong inovasi teknologi dan riset aplikatif untuk meningkatkan daya saing industri kelapa sawit nasional. PT Riset Perkebunan Nusantara yang merupakan bagian dari Holding Perkebunan Nusantara berpartisipasi dalam penandatanganan 55 Grant Riset Sawit yang difasilitasi BPDP dengan nilai Rp88,1 miliar. Program ini bertujuan mendorong inovasi teknologi dan riset aplikatif untuk meningkatkan daya saing industri kelapa sawit nasional.

Selain itu, BPDP juga melaporkan capaian positif dalam proses komersialisasi hasil riset. Saat ini, puluhan inovasi telah memasuki tahap pilot project maupun siap dikomersialisasikan.

Proses tersebut turut didukung melalui penilaian tingkat kesiapan teknologi yang dilakukan bersama Asosiasi Inventor Indonesia.

Perkuat Peran Lembaga Riset Perkebunan

Partisipasi PT RPN menegaskan peran strategis perusahaan sebagai lembaga riset perkebunan nasional yang berkomitmen mendorong pengembangan inovasi serta praktik keberlanjutan di sektor kelapa sawit.

Sebagai bagian dari Holding Perkebunan Nusantara, PT RPN terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah, lembaga penelitian, industri, serta berbagai asosiasi untuk menghasilkan inovasi yang berdampak nyata terhadap peningkatan produktivitas, efisiensi, dan daya saing industri kelapa sawit Indonesia.

Melalui sinergi yang semakin kuat, perusahaan berharap berbagai hasil riset tidak hanya berhenti pada publikasi ilmiah, tetapi juga dapat diimplementasikan dan dikomersialisasikan secara luas.

Langkah tersebut diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan sektor perkebunan nasional yang berkelanjutan dan kompetitif di tingkat global.(Adv)*

Tulis Komentar

Komentar