Menurut Hotman, pertanyaan tersebut kemudian kembali diajukan sehingga dirinya merasa emosional karena menganggap telah memberikan jawaban sebelumnya.
"Belum selesai saya jawab, tiba-tiba saya emosi karena saya sudah bolak-balik dibilang tidak tahu. Akhirnya saya jawab, 'Kamu punya otak enggak sih?'. Maksudnya, saya sudah jawab tadi saya tidak tahu. Saya tidak mungkin untuk menjawab apa hidden agenda dari suatu institusi penegak hukum," jelasnya.
Hotman Soroti Pemberitaan yang Dinilai Tidak Utuh
Hotman juga menyayangkan pemberitaan yang menurutnya lebih banyak menyoroti bagian akhir dari pernyataannya tanpa menyertakan konteks percakapan secara keseluruhan.
Ia mengatakan, sebelum mengeluarkan pernyataan tersebut, dirinya telah memberikan jawaban kepada wartawan. Namun, situasi kemudian menjadi emosional setelah pertanyaan yang sama kembali disampaikan.
"Perlu saya jelaskan, yang dikutip oleh media hanya bagian akhirnya, tidak diikuti secara utuh kenapa saya mengucapkan begitu," katanya.
Sampaikan Permintaan Maaf
Meski menjelaskan kronologi dan konteks kejadian, Hotman tetap menyampaikan permintaan maaf kepada wartawan yang bersangkutan maupun organisasi pers di Indonesia.
Komentar