Seputarpublik.com || JAKARTA — PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk menjadikan momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah sebagai ajang memperkuat semangat transformasi perusahaan sekaligus mempererat kebersamaan dengan masyarakat sekitar.
Ribuan warga bersama karyawan perusahaan mengikuti pelaksanaan Salat Iduladha yang digelar di kawasan Pantai Lagoon Ancol, Rabu (27/5/2026). Suasana ibadah berlangsung khidmat dengan nuansa kebersamaan yang terasa kuat di kawasan wisata tersebut.
Salat Iduladha dipimpin Imam Masjid Baiturrahman Ancol, Taufiqurrahman, sementara khutbah Iduladha disampaikan Direktur Utama PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk, Syahmudrian Lubis.
Dalam khutbahnya, Syahmudrian menekankan bahwa nilai pengorbanan, keikhlasan, dan kepedulian sosial merupakan fondasi penting dalam mendukung arah transformasi perusahaan yang berkelanjutan.
Mengusung tema “Semangat Berqurban Dalam Arah Transformasi Ancol”, peringatan Iduladha tahun ini menjadi refleksi komitmen perusahaan untuk terus tumbuh bersama masyarakat melalui kolaborasi dan kontribusi nyata bagi lingkungan sekitar.
Momentum Iduladha juga dimaknai sebagai penguatan hubungan antara perusahaan, karyawan, dan masyarakat dalam menciptakan ekosistem pariwisata yang harmonis, inklusif, dan berkelanjutan.
Usai pelaksanaan salat, kegiatan dilanjutkan dengan pemotongan hewan kurban di kawasan Nursery Pantai Carnaval Ancol.
Pada Iduladha tahun ini, Ancol menyalurkan total 19 ekor sapi dan 21 ekor kambing kepada masyarakat di sekitar kawasan Ancol. Sementara itu, untuk pemotongan hewan kurban yang dilakukan di area internal Ancol terdiri atas delapan ekor sapi dan tujuh ekor kambing.
Penyaluran hewan kurban tersebut menjadi bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan sekaligus bentuk komitmen Ancol untuk terus hadir memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar.
Melalui kegiatan ini, PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk berharap semangat Iduladha dapat menjadi energi positif dalam memperkuat nilai kemanusiaan, solidaritas sosial, serta mendukung transformasi Ancol menuju destinasi wisata dan hiburan kelas dunia yang tetap berakar pada nilai budaya dan kepedulian sosial.(*/hel)