Seputarpublik.com || SERANG BANTEN — Ketimpangan antara tingginya realisasi investasi dan capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Banten menjadi sorotan elemen kepemudaan daerah.
Kaukus Muda Banten mempertanyakan sejauh mana derasnya investasi, baik modal asing maupun domestik, memberikan kontribusi terhadap penguatan fiskal dan peningkatan pendapatan daerah.
Ketua Kaukus Muda Banten, A. Taufik, menyampaikan kritik tersebut dalam keterangannya di Serang, Kamis (3/9/2026). Ia menilai tingginya nilai investasi seharusnya berjalan beriringan dengan peningkatan kapasitas fiskal daerah.
> “Ini adalah sebuah anomali besar. Bagaimana mungkin daerah yang masuk dalam radar lima besar nasional dengan nilai investasi fantastis, justru mengalami kemerosotan kantong pendapatan operasional daerahnya sendiri? Banten seperti raksasa ekonomi yang keropos di dalam karena ruang fiskalnya terus menyempit,” ujar A. Taufik.
Komentar