Di sisi lain, Mendagri mengingatkan, khususnya kepada para sarjana dan purna IPDN, bahwa wisuda bukanlah akhir dari perjalanan pendidikan. Sebaliknya, momentum tersebut menjadi awal pengabdian sebagai aparatur sipil negara (ASN) yang akan mengemban tanggung jawab besar dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
"Dengan menjadi sarjana dan Insyaallah enggak lama lagi juga dilantik [menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil]. Maka adik-adik akan memulai hidup yang baru, hidup di birokrasi pemerintahan," ujarnya.
Mendagri berharap seluruh lulusan IPDN dapat mengabdikan ilmu yang diperoleh selama menjalani pendidikan untuk memperkuat birokrasi pemerintahan Indonesia. Ia juga mengingatkan para lulusan agar senantiasa menjaga integritas dan nama baik hingga akhir masa pengabdian.
"Kita harapkan juga 1.204 yang lulus ini juga nanti mengakhiri semua kariernya dalam keadaan yang baik dan nama yang baik. Semoga Allah SWT selalu memberikan kekuatan kepada kita semua. Kepada para wisudawan, selamat telah wisuda hari ini. Selamat menjadi seorang ilmuwan," tandasnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus, Rektor IPDN Halilul Khairi, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Tomsi Tohir, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Jawa Barat dan Kabupaten Sumedang, civitas academica IPDN, serta sejumlah pejabat terkait lainnya.(Red)*
(Puspen Kemendagri)
Komentar