Seputar Publik / Berita

Jaga Kamtibmas, Polda NTB Silaturahmi ke Tokoh Agama Hindu di Mataram

Direktorat Binmas melalui Subdit Bintibsos Polda NTB sedang silsturahmi ke Tokoh Agama  Hindu Jero Mangku Made Parsa di Lingkungan Bagi Rati, Kelurahan Karang Taliwang, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram, pada Rabu (5/3/2025). Direktorat Binmas melalui Subdit Bintibsos Polda NTB sedang silsturahmi ke Tokoh Agama Hindu Jero Mangku Made Parsa di Lingkungan Bagi Rati, Kelurahan Karang Taliwang, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram, pada Rabu (5/3/2025).

Seputar Publik Mataram, NTB – Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Direktorat Binmas melalui Subdit Bintibsos Polda NTB melaksanakan silaturahmi dengan tokoh agama Hindu di Lingkungan Bagi Rati, Kelurahan Karang Taliwang, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram, pada Rabu (5/3/2025).

Kegiatan ini melibatkan pertemuan dengan Jero Mangku Made Parsa, pemuka agama di Pura Bedugul Serisedana. 

Dalam dialog yang berlangsung hangat, personel Dit. Binmas Polda NTB mengajak tokoh agama dan masyarakat Hindu untuk bersama-sama menjaga keamanan serta meningkatkan toleransi antarumat beragama. 

Ajakan ini menjadi semakin penting mengingat saat ini sebagian masyarakat sedang menjalankan ibadah puasa, sementara umat Hindu dan umat Muslim akan segera merayakan Hari Raya Nyepi dan Idulfitri 1446 H secara berdekatan.

Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol. Mohammad Kholid, SIK., menegaskan bahwa silaturahmi dengan tokoh agama merupakan langkah strategis untuk mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat.

 "Tentu kita membutuhkan kerja sama yang baik antara kepolisian dan seluruh lapisan masyarakat dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif. Kunjungan seperti ini diharapkan dapat membangun komunikasi yang lancar serta menjalin kedekatan dengan masyarakat," ujar Kombes Pol. Kholid.

Polda NTB terus berupaya membangun kebersamaan dengan berbagai elemen masyarakat agar tercipta suasana harmonis dan damai, terutama di momen penting seperti perayaan hari besar keagamaan. 

Dengan komunikasi yang terjalin baik antara aparat kepolisian, tokoh agama, dan masyarakat, diharapkan NTB tetap menjadi wilayah yang rukun dan aman bagi semua.

(Dani Sosal)

Tulis Komentar

Komentar