Seputarpublik.com || JAKARTA, — Dewan Pengurus Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI) menyiapkan Konsolidasi Akbar Pemuda Indonesia dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-98 pada 28 Oktober 2026. Kegiatan yang direncanakan berlangsung di Gedung Pemuda KNPI Pusat, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, tersebut juga akan diisi dengan penganugerahan KNPI Award 2026 kepada 10 tokoh nasional.
Agenda ini mengusung tema “Gerakan Nasional Pemuda Bergerak, Indonesia Berdampak”. Melalui kegiatan tersebut, KNPI ingin memperkuat konsolidasi antarpemuda sekaligus mendorong kontribusi generasi muda dalam pembangunan nasional menjelang satu abad kebangkitan pemuda Indonesia pada 2028.
Ketua Umum DPP KNPI, Dr. HM. Ali Hanafiah, menunjuk Wakil Ketua Umum DPP KNPI, Slamet Puja Raharjo, sebagai Ketua Panitia Peringatan Hari Sumpah Pemuda Tingkat Nasional ke-98.
Panitia menargetkan kegiatan ini dihadiri ribuan perwakilan pemuda dari 38 provinsi di Indonesia, bersama sejumlah tokoh nasional dan undangan lainnya.
Ketua Panitia Slamet Puja Raharjo mengatakan, konsolidasi tersebut diharapkan menjadi momentum untuk menyatukan gagasan, memperkuat persatuan, serta mendorong gerakan pemuda yang memberi dampak bagi masyarakat.
“Ini adalah babak baru. Momentum Sumpah Pemuda kali ini adalah ikrar suci untuk menyatukan seluruh darah, keringat, dan gagasan pemuda di tanah air. Kita tidak hanya berkumpul, kita sedang menggerakkan gelombang perubahan yang dampaknya akan dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia!” ujar Slamet saat ditemui awak media, Rabu (14/10/2026).
KNPI Award 2026 Akan Diberikan kepada 10 Tokoh Nasional
Selain konsolidasi pemuda, agenda utama yang disiapkan DPP KNPI adalah penganugerahan KNPI Award 2026. Berdasarkan informasi panitia, penghargaan tersebut direncanakan diberikan kepada 10 tokoh nasional yang dinilai memiliki kontribusi di bidang masing-masing.
Berikut nama-nama tokoh yang menurut materi rilis panitia direncanakan menerima KNPI Award 2026:
1. Sufmi Dasco Ahmad — Wakil Ketua DPR RI.
2. Suyudi Ario Seto — Kapolri.
3. Andi Amran Sulaiman — Menteri Pertanian.
4. Reda Manthovani — Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen.
5. Yandri Susanto — Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal.
6. Sudaryono — Kepala Badan Gizi Nasional.
7. Teddy Indra Wijaya — Sekretaris Kabinet.
8. Andra Soni — Gubernur Banten.
9. Pramono Anung Wibowo — Gubernur DKI Jakarta.
10. Sherly Tjoanda Laos — Gubernur Maluku Utara.
Panitia menyebut setiap tokoh akan menerima penghargaan dalam nominasi yang berbeda. Namun, rincian kategori penghargaan masing-masing tokoh belum dijelaskan dalam materi rilis yang tersedia.
Penganugerahan tersebut direncanakan menjadi bagian dari rangkaian acara pada 28 Oktober 2026. Daftar penerima dan kategori penghargaan perlu merujuk pada pengumuman final penyelenggara.
Perkuat Persatuan dan Peran Pemuda
Konsolidasi Akbar Pemuda Indonesia diharapkan menjadi ruang pertemuan bagi perwakilan pemuda dari berbagai daerah untuk memperkuat komunikasi, membangun kolaborasi, dan menyatukan gagasan terkait tantangan pembangunan nasional.
Tema “Gerakan Nasional Pemuda Bergerak, Indonesia Berdampak” menekankan pentingnya peran pemuda tidak hanya dalam kegiatan seremonial, tetapi juga dalam berbagai upaya yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Peringatan Hari Sumpah Pemuda setiap 28 Oktober menjadi momentum untuk mengingat kembali ikrar persatuan yang lahir pada 1928. Menjelang satu abad Sumpah Pemuda pada 2028, konsolidasi lintas daerah diharapkan dapat memperkuat solidaritas dan mendorong keterlibatan generasi muda dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Melalui agenda tersebut, DPP KNPI berharap peringatan Hari Sumpah Pemuda keren dapat menjadi kesempatan untuk mempererat persatuan pemuda Indonesia serta memperluas kontribusi mereka bagi pembangunan bangsa.(Red.)*