“Ruang Bersama Indonesia ini merupakan kelanjutan dan pengembangan dari desa/kelurahan ramah perempuan dan peduli anak yang telah menjadi prioritas Kementerian PPPA sebelumnya, dan akan dikembangkan lebih luas melalui kolaborasi lintas lembaga pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya,” tegasnya.
Kolaborasi antarlembaga, lanjut Handayani, sangat diperlukan mengingat Indonesia tak hanya menghadapi tantangan bonus demografi. Namun, ada pula tantangan terkait potensi krisis energi dan krisis pangan, potensi perang dunia, serta tantangan lainnya.
“Kita perlu terus memperkuat persatuan dan kesatuan agar Indonesia terus bisa bertahan dan tumbuh menjadi bangsa yang besar,” ujarnya.
Di akhir sambutannya, Handayani berharap, perempuan Indonesia terus berkarya menjadi sosok yang mandiri, kreatif, inovatif, percaya diri, dan terus meningkatkan kualitas maupun kapabilitas diri. Dengan demikian, perempuan dapat menjadi kekuatan yang besar untuk menyejahterakan semua kehidupan bangsa.
“Perempuan berdaya, anak terlindungi menuju Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.
(*/RDN)
Komentar