Seputarpublik.com || LEBAK, BANTEN – Pertandingan Turnamen Sepak Bola PHBN Cup 2026 dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kecamatan Bojongmanik, Kabupaten Lebak, Banten, diwarnai insiden kericuhan saat laga mempertemukan Parakanbeusi melawan Feroci FC, Rabu (5/8/2026).
Kericuhan terjadi pada menit-menit akhir pertandingan ketika Feroci FC masih unggul 1-0. Situasi memanas setelah wasit meniup peluit dan mengambil keputusan yang dinilai merugikan salah satu tim.
Ketidakpuasan atas keputusan tersebut memicu adu argumentasi antarpemain yang kemudian berkembang menjadi keributan di dalam lapangan. Sejumlah penonton di sekitar arena pertandingan juga sempat ikut terpancing sehingga suasana menjadi tidak kondusif.
Melihat kondisi tersebut, wasit menghentikan sementara pertandingan untuk mencegah situasi semakin meluas.
Panitia penyelenggara bersama aparat keamanan yang bertugas segera melakukan langkah pengamanan dengan memisahkan kedua kubu serta mengimbau seluruh pihak agar tetap menjaga ketertiban. Berkat penanganan cepat tersebut, situasi berangsur kondusif.
Hingga berita ini diterbitkan, panitia PHBN Kecamatan Bojongmanik belum memberikan keterangan resmi terkait status kelanjutan pertandingan. Informasi yang diperoleh menyebutkan bahwa keputusan masih dibahas bersama perangkat pertandingan, wasit, serta perwakilan kedua tim.
Panitia juga mengimbau seluruh peserta, ofisial, dan penonton untuk tetap menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas, persaudaraan, serta menjaga keamanan selama berlangsungnya Turnamen PHBN Cup 2026.
Turnamen yang digelar dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tersebut diharapkan tetap menjadi ajang pembinaan olahraga, mempererat persaudaraan antarwarga, serta menumbuhkan semangat fair play di kalangan peserta dan masyarakat.
* (Penulis: Endin Tohrudin)
Komentar