Seputar Publik / Opini

Koperasi Para Seuneu: Merajut Kembali Kedaulatan Benih di Tengah Gelombang Raksasa Global

Oleh: Agus Pakpahan
Prof. Agus Pakpahan Pakar dan Inovator Pertanian Peneliti PSE-KP Alumni IPB Angkatan : 11 (1974) Jurusan/Fakultas : FAHUTAN-S1 Prof. Agus Pakpahan Pakar dan Inovator Pertanian Peneliti PSE-KP Alumni IPB Angkatan : 11 (1974) Jurusan/Fakultas : FAHUTAN-S1

Namun, di balik kesakralan ritual ini, tersembunyi sebuah realitas ekonomi global yang sangat besar dan seringkali tak terlihat. Industri benih adalah lahan ekonomi raksasa.

Data yang berbicara nyaring: Perusahaan-perusahaan global seperti Bayer Crop Science meraup pendapatan hingga $11.2 Miliar hanya dari bisnis benih dan trait-nya. Corteva Agriscience menyusul dengan $7.5 Miliar. Syngenta Group dan BASF bersama-sama menguasai pasar dengan pendapatan miliaran dolar. Bahkan koperasi Limagrain dari Prancis berhasil menghasilkan $3.2 Miliar dari penjualan benihnya.

Inilah pasar yang diperebutkan. Ini bukan sekadar tentang menanam padi di sawah; ini tentang mengendalikan mata rantai paling vital dari peradaban manusia: sumber kehidupan itu sendiri.

Tulis Komentar

Komentar