Seputar Publik / Berita

Kuliah Praktik Jurnalisme Daring FISIP UHAMKA Hadirkan Praktisi Media Nasional, Bekali Mahasiswa Hadapi Era Digital

Mahasiswa Ilmu Komunikasi FISIP UHAMKA mendapat pembekalan langsung dari praktisi media nasional tentang dinamika kerja redaksi digital, pentingnya akurasi, serta strategi visual dalam industri media online yang terus berkembang.
“Dari ruang kelas ke ruang redaksi: FISIP UHAMKA hadirkan praktisi media nasional untuk membekali mahasiswa menghadapi tantangan jurnalisme digital.” “Dari ruang kelas ke ruang redaksi: FISIP UHAMKA hadirkan praktisi media nasional untuk membekali mahasiswa menghadapi tantangan jurnalisme digital.”

Dalam sesi pemaparan, Edy Suherli Suhaemi membahas berbagai aspek penting dalam produksi konten media online, mulai dari teknik peliputan digital, proses kerja redaksi, hingga tantangan menjaga keseimbangan antara kecepatan dan akurasi dalam pemberitaan.

Menurutnya, perkembangan ekosistem media digital menuntut jurnalis masa kini untuk memiliki kemampuan adaptif, tidak hanya dalam menulis berita, tetapi juga dalam menguasai multimedia dan memahami karakter berbagai platform digital.

“Mahasiswa komunikasi harus siap menghadapi perubahan ekosistem media. Kecepatan memang penting, tetapi akurasi dan etika jurnalistik tetap menjadi fondasi utama yang tidak boleh ditinggalkan,” ujarnya di hadapan para peserta.

Sementara itu, Bambang Ros memberikan pembekalan mengenai pentingnya foto jurnalistik sebagai elemen vital dalam memperkuat kualitas pemberitaan digital. Ia menegaskan bahwa kekuatan visual memiliki peran besar dalam menarik perhatian pembaca di tengah derasnya arus informasi.

Dalam paparannya, Bambang juga membagikan pengalaman profesionalnya saat meliput berbagai agenda besar, termasuk kegiatan kenegaraan dan konser internasional. Ia turut memberikan sejumlah kiat teknis dalam memotret tokoh publik, pejabat negara, hingga figur dunia hiburan.

“Sebuah foto jurnalistik bukan hanya soal menangkap gambar, tetapi bagaimana mengabadikan momentum yang memiliki nilai berita,” jelasnya.

Diskusi berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab antara mahasiswa dan narasumber. Para peserta diajak memahami proses kerja media online secara menyeluruh, mulai dari perencanaan liputan, pengumpulan data, pengambilan visual, hingga proses publikasi berita di platform digital.

Pihak Jurusan Ilmu Komunikasi FISIP UHAMKA berharap kegiatan seperti ini dapat terus memberikan pengalaman nyata bagi mahasiswa agar lebih siap menghadapi tantangan industri media yang semakin kompetitif dan berbasis teknologi.

Kuliah praktik ini menjadi bagian dari komitmen kampus dalam mencetak generasi jurnalis muda yang tidak hanya cakap secara teknis, tetapi juga menjunjung tinggi profesionalisme, integritas, dan etika dalam menjalankan tugas jurnalistik di era digital.(Red)*

Tulis Komentar

Komentar