Seputar Publik / Berita

Mendagri Tito Karnavian: Bantuan 31 Ambulans dari Astra dan Indomobil Bukti Ketahanan Nasional dan Kepedulian Sosial Pascabencana

Satgas PRR Pascabencana Sumatera bersama Kemenkes menyalurkan puluhan ambulans dan alat kesehatan dari sektor swasta kepada RSUD dan Puskesmas di daerah terdampak, mempercepat pemulihan layanan kesehatan masyarakat.
Mendagri Tito Karnavian menyebut bantuan 31 ambulans dari Astra, Indomobil, dan Yayasan Imeco Bhakti Nusa sebagai bukti kuatnya ketahanan nasional dan kepedulian sosial dalam mempercepat pemulihan layanan kesehatan di wilayah terdampak bencana. Mendagri Tito Karnavian menyebut bantuan 31 ambulans dari Astra, Indomobil, dan Yayasan Imeco Bhakti Nusa sebagai bukti kuatnya ketahanan nasional dan kepedulian sosial dalam mempercepat pemulihan layanan kesehatan di wilayah terdampak bencana.

Seputarpublik.com, JAKARTA – Menteri Dalam Negeri sekaligus Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menegaskan bahwa bantuan mobil ambulans dari sektor swasta merupakan bukti kuatnya ketahanan nasional serta tingginya kepedulian sosial dalam menghadapi bencana.

Hal tersebut disampaikan Tito saat menghadiri acara penyerahan bantuan ambulans kepada daerah terdampak bencana yang digelar di kantor Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Jakarta, Kamis (12/3/2026).

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 31 unit mobil ambulans beserta sejumlah alat kesehatan diserahkan kepada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) yang berada di wilayah terdampak bencana.

Kolaborasi Pemerintah dan Swasta Percepat Pemulihan

Menurut Tito, dukungan dari sektor nonpemerintah sangat penting dalam mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana. Ia menilai kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan dunia usaha mencerminkan kuatnya ketahanan nasional Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan.

“Karena kita menangani bencana yang besar ini dengan kekuatan nasional kita sendiri,” ujar Tito.

Tulis Komentar

Komentar