Sementara itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa misi dagang ini tidak sekadar transaksi jual beli, melainkan upaya membangun ekosistem rantai pasok yang tangguh.
> “Kami ingin memastikan hasil produksi petani, peternak, dan pelaku UMKM Jawa Timur dapat terserap optimal di pasar Jakarta dengan harga stabil dan kualitas terjaga. Ini bagian dari upaya menekan inflasi dan menjaga daya beli masyarakat,” ungkap Khofifah.
Ia berharap kegiatan tersebut menjadi ruang negosiasi yang produktif sekaligus memberikan nilai tambah bagi produk unggulan kedua daerah.
Sebagai informasi, Misi Dagang dan Investasi ini menampilkan beragam produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) asal Jawa Timur serta dirangkaikan dengan penandatanganan perjanjian kerja sama antarpelaku usaha.
Acara tersebut dihadiri 175 pelaku usaha lintas sektor guna membangun jejaring dan memperlancar arus distribusi barang antara DKI Jakarta dan Jawa Timur. (*/hel)
Komentar