Beranda
Seputar Publik / Berita

Muhammad Tito Karnavian Resmi Tutup Khanduri Nuzulul Quran Aceh Ramadan Festival 2026 di Masjid Raya Baiturrahman

Penutupan Aceh Ramadan Festival berlangsung meriah di Banda Aceh, Mendagri menegaskan komitmen pemerintah mempercepat pemulihan pascabencana Sumatera serta menyalurkan bantuan bagi masyarakat
Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian resmi menutup Khanduri Nuzulul Quran Aceh Ramadan Festival 2026 di Masjid Raya Baiturrahman. Pada kesempatan tersebut, Mendagri menegaskan komitmen pemerintah mempercepat pemulihan pascabencana Sumatera sekaligus menyalurkan ribuan bantuan perlengkapan ibadah kepada masyarakat. Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian resmi menutup Khanduri Nuzulul Quran Aceh Ramadan Festival 2026 di Masjid Raya Baiturrahman. Pada kesempatan tersebut, Mendagri menegaskan komitmen pemerintah mempercepat pemulihan pascabencana Sumatera sekaligus menyalurkan ribuan bantuan perlengkapan ibadah kepada masyarakat.

Seputarpublik.com, Banda Aceh — Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian secara resmi menutup Khanduri Nuzulul Quran Aceh Ramadan Festival 2026 yang digelar di kompleks Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Jumat (6/3/2026).

Penutupan acara Nuzulul Qur'an berlangsung meriah dengan dihadiri ribuan masyarakat yang memadati pelataran masjid kebanggaan warga Aceh tersebut dalam suasana penuh kebersamaan di bulan suci Ramadan.

Dalam sambutannya, Mendagri mengaku gembira dapat berkumpul bersama masyarakat Aceh di momentum Nuzulul Quran, yakni peringatan turunnya wahyu kepada Nabi Muhammad SAW.

“Jadi ini merupakan kebanggaan kita berkumpul bersama di sini. Kebahagiaan tersendiri,” ujar Tito.

Ia juga menyampaikan bahwa amanah Presiden Prabowo Subianto yang menugaskannya sebagai Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Wilayah Sumatera merupakan tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan sebaik-baiknya.

Sejak menerima penugasan tersebut, Tito langsung mendorong percepatan pemulihan wilayah terdampak bencana di Sumatera. Ia menegaskan bahwa Presiden Prabowo memiliki perhatian besar terhadap proses rehabilitasi dan rekonstruksi, khususnya di Provinsi Aceh.

Menurut Tito, perkembangan pemulihan pascabencana di berbagai daerah mulai menunjukkan hasil positif. Infrastruktur jalan nasional secara bertahap telah kembali normal, aktivitas ekonomi masyarakat mulai pulih, serta pasokan listrik kembali berfungsi dengan baik.

“Semua akan kita kerjakan sampai tuntas insyaallah,” imbuhnya.

Lebih lanjut, pemerintah akan terus menyalurkan bantuan kepada masyarakat secara bertahap. Ia juga mengapresiasi dukungan tokoh masyarakat serta berbagai pihak yang turut membantu percepatan pemulihan pascabencana di wilayah Sumatera.

“Mohon dukungan dari semua pihak, DPR, tokoh-tokoh masyarakat agar kami diberikan kekuatan bersama-sama untuk memulihkan Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat. Supaya segera cepat pulih, sempurna, bahkan lebih baik,” tandasnya.

Usai menyampaikan sambutan, Mendagri bersama Saifullah Yusuf memukul beduk sebagai tanda dimulainya buka puasa bersama.

Dalam kesempatan tersebut, Mendagri juga menyerahkan bantuan sebanyak 5.000 paket perlengkapan ibadah kepada masyarakat. Ribuan warga tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan hingga berbuka puasa bersama di pelataran Masjid Raya Baiturrahman.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh Faisal Ali, Rais Syuriah PWNU Aceh Muhammad Nuruzzahri, Imam Besar Masjid Raya Tengku Haji Muhammad Ali, Gubernur Aceh Muzakir Manaf, Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, serta sejumlah tokoh masyarakat dan pejabat terkait lainnya.(red)*