Seputar Publik / Berita

Nusron Wahid Targetkan 110 Kantor Pertanahan Bertransformasi pada 2026, Layanan Jadi Fokus Utama

Transformasi organisasi dan layanan pertanahan diarahkan untuk menghadirkan pelayanan yang lebih mudah, jelas, dan memberikan kepastian kepada masyarakat.
Menteri ATR/BPN Nusron Wahid saat memimpin Rapat Koordinasi Transformasi Layanan Pertanahan bersama jajaran Kanwil dan Kantah se-Indonesia di Sleman, D.I. Yogyakarta, Jumat (4/9/2026). Menteri ATR/BPN Nusron Wahid saat memimpin Rapat Koordinasi Transformasi Layanan Pertanahan bersama jajaran Kanwil dan Kantah se-Indonesia di Sleman, D.I. Yogyakarta, Jumat (4/9/2026).

“Jadi Bapak/Ibu yang kita kumpulkan ini adalah Bapak/Ibu yang memimpin kantor yang mau tidak mau memang tahun ini harus sudah bertransformasi, baik transformasi unit organisasinya maupun transformasi pelayanannya,” pungkasnya.

Monitoring dan Evaluasi Dilanjutkan

Rakor kemudian dilanjutkan dengan monitoring dan evaluasi transformasi layanan serta organisasi yang dipimpin Sekretaris Jenderal ATR/BPN Dalu Agung Darmawan dan Direktur Jenderal Penetapan Hak dan Pendaftaran Tanah (Dirjen PHPT) Asnaedi.

Hadir pula Kepala Biro Organisasi, Tata Laksana, dan Manajemen Risiko (Ortala dan MR) Einstein Al Makarima, Staf Ahli Bidang Partisipasi Masyarakat dan Pemerintah Daerah Andi Tenri Abeng, serta sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Kementerian ATR/BPN.

Transformasi tersebut diarahkan agar perubahan pada struktur organisasi berjalan sejalan dengan peningkatan kualitas layanan, sehingga masyarakat memperoleh proses pelayanan pertanahan yang lebih mudah dan memiliki kepastian waktu penyelesaian.(*/GmL)

Tulis Komentar

Komentar