Seputar Publik / Berita

PB XIV Berkunjung ke Plt Bupati Ponorogo: "Menyambung Hubungan Para Leluhur Keraton"

Merawat Ikatan Sejarah, Menyambung Hubungan Para Leluhur Keraton
Sampeyan Dalem Ingkang Sinuhun Kanjeng Susuhunan Pakoe Boewono XIV, dan Plt. Bupati Ponorogo Hj. Lisdyarita SH., saat berkunjung di Ponorogo, kamis (25/12/2026). Sampeyan Dalem Ingkang Sinuhun Kanjeng Susuhunan Pakoe Boewono XIV, dan Plt. Bupati Ponorogo Hj. Lisdyarita SH., saat berkunjung di Ponorogo, kamis (25/12/2026).

Ke depan, kerja sama antara Pemerintah kabupaten (Pemkab)Ponorogo dan Keraton Surakarta, direncanakan akan diperluas, terutama di sektor peternakan, pariwisata, hingga pengembangan hotel berbintang. Bunda Lisdyarita juga menyampaikan rencana mengajak PB XIV untuk meninjau potensi wisata Telaga Ngebel sebagai salah satu ikon pariwisata Ponorogo.

“Insyaallah selanjutnya akan terus ada kunjungan berikutnya. Kita ingin Ponorogo ini bangkit menjadi Ponorogo yang hebat,” imbuhnya.

Pengageng Sasana Wilapa GKR Panembahan Timoer yang turut mendampingi PB XIV itu juga, ikut turut mengucapkan ungkapan rasa terima kasih kepada Pemkab Ponorogo yang secara resmi menerima kunjungan PB XIV di Ponorogo. 

"Terimakasih Ibu Plt. Bupati sudah menerima kami dirumah dinas Bupati, dengan kunjungan ini kami berharap bisa semakin mempererat hubungan antara Karaton kasunanan dan Ponorogo, karena di Ponorogo ini banyak juga peninggalan pepunden Keraton," Tegas Gusti Timoer. 


Sementara itu, Juru bicara PB XIV, KPA Singonagoro menjelaskan, bahwa agenda silaturahmi ke berbagai tokoh dan daerah merupakan bagian dari program PB XIV setelah resmi menata sebagai Sinuhun. Kunjungan tersebut, bertujuan untuk menyambung kembali hubungan yang dahulu telah dibina oleh para leluhur Keraton.

Ia juga menegaskan bahwa Ponorogo adalah daerah yang memiliki posisi penting dalam sejarah Keraton Surakarta, termasuk dalam menjaga komponen-komponen dalem dan nilai-nilai luhur budaya yang masih lestari hingga kini.

“Nilai-nilai keislaman di Keraton Surakarta lahir dari Ponorogo. Oleh Karena itu, PB XIV mengagendakan kunjungan pertama ke Ponorogo untuk bersilaturahmi sekaligus berkolaborasi,” ungkapnya.

Salah satu rencana kolaborasi yang akan digarap bersama adalah, penulisan buku sejarah desa di Ponorogo, sebagai upaya menjaga memori kolektif agar generasi penerus tidak melupakan sejarah. 

“Dan untuk tim perumus dan pelaksana, penulisan buku sejarah di desa-desa kesemuanya akan di tanggung dari pihak Keraton Surakarta,” tandasnya.

Dengan semangat kebersamaan dan pelestarian nilai sejarah, kunjungan PB XIV ini diharapkan menjadi tonggak baru kolaborasi antara Keraton Surakarta dan Kabupaten Ponorogo demi kemajuan budaya dan kesejahteraan masyarakat.

Perlu di ketahui, bahwa sebelum berkunjung ke Ponorogo, PB XIV beserta rombongan diketahui melakukan silaturahmi ke Madiun dan bertemu dengan tokoh Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT), kemudian melanjutkan perjalanan ke Ponorogo, dan dijadwalkan melanjutkan lawatan ke Blitar.(red)

Tulis Komentar

Komentar