Ia mengajak seluruh pegawai menjadikan momentum tersebut sebagai titik penguatan komitmen untuk menghadirkan pelayanan yang lebih sederhana, cepat, dan dekat dengan masyarakat.
> “Mari jadikan Hari Pengayoman ke-81 sebagai momentum untuk memperkuat kembali komitmen kita. Bekerja lebih cepat. Melayani lebih dekat. Menyelesaikan lebih banyak permasalahan masyarakat,” ujarnya.
Bagi Supratman, prinsip tersebut menjadi bagian penting dari makna pengayoman. Keberadaan Kemenkum, kata dia, harus dapat dirasakan masyarakat, terutama ketika membutuhkan kepastian dan penyelesaian persoalan yang berkaitan dengan hukum.
Kemenkum Uji E-Voting untuk Pemilihan Kepala Kantor Wilayah
Selain menekankan aspek pelayanan publik, Hari Pengayoman ke-81 juga menjadi momentum bagi Kemenkum dalam memperkuat pengelolaan sumber daya manusia.
Supratman mengungkapkan bahwa Kemenkum telah membentuk komite talenta independen sebagai bagian dari upaya membangun sistem manajemen talenta yang lebih terbuka dan objektif.
Kemenkum juga telah menjalankan proyek percontohan atau pilot project e-voting dalam proses pemilihan kepala kantor wilayah di Jawa Timur dan Sumatera Utara.
Komentar