Seputar Publik / Berita

PTPN I Perkuat Pembinaan UMKM Berbasis Kemandirian, Dorong Usaha Naik Kelas

PTPN I mengarahkan pemberdayaan UMKM pada peningkatan kapasitas usaha, kualitas produk, akses pasar, inovasi, dan kemandirian ekonomi masyarakat sekitar perkebunan.
PTPN I memperkuat pembinaan UMKM berbasis kemandirian melalui peningkatan kapasitas usaha, kualitas produk, akses pasar, dan pengembangan potensi ekonomi masyarakat sekitar perkebunan. PTPN I memperkuat pembinaan UMKM berbasis kemandirian melalui peningkatan kapasitas usaha, kualitas produk, akses pasar, dan pengembangan potensi ekonomi masyarakat sekitar perkebunan.

Rivai menegaskan, masyarakat di sekitar perkebunan merupakan bagian penting dari ekosistem perusahaan. Karena itu, pertumbuhan bisnis PTPN I perlu berjalan beriringan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Pendekatan tersebut sejalan dengan prinsip creating shared value (CSV) dalam pelaksanaan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

Melalui pendekatan tersebut, aktivitas perkebunan tidak hanya diarahkan untuk menghasilkan komoditas, tetapi juga menciptakan nilai ekonomi dan sosial yang lebih luas bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.

«“Perkebunan harus memberikan manfaat yang semakin luas. Ketika UMKM tumbuh, masyarakat memiliki kesempatan ekonomi yang lebih baik, dan pada saat yang sama ekosistem usaha di sekitar perkebunan juga semakin kuat,” kata Rivai.»

Penghargaan tersebut menjadi dorongan bagi PTPN I untuk melanjutkan program pemberdayaan yang berorientasi pada UMKM naik kelas, mandiri, mampu menciptakan lapangan kerja, serta terhubung dengan rantai ekonomi yang berkelanjutan.

Dengan pendekatan tersebut, pemberdayaan masyarakat ditempatkan bukan sebagai program yang berdiri sendiri, melainkan sebagai bagian dari strategi perusahaan dalam membangun ekosistem agribisnis yang memberikan manfaat bersama.

Sebagai bagian dari Holding Perkebunan Nusantara (PTPN Group), PTPN I terus memperkuat pemberdayaan masyarakat melalui pendekatan yang mendorong kemandirian, peningkatan kapasitas usaha, serta penciptaan nilai ekonomi dan sosial secara berkelanjutan.(Adv)*

Tulis Komentar

Komentar