Seputar Publik / Berita

PTPN I Siapkan 31 Hektare Lahan di Bone untuk Proyek Hilirisasi Ayam Terintegrasi

Dukungan lahan di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, meliputi rencana pembangunan fasilitas pembibitan ayam, pabrik pakan, kandang komersial, hingga rumah potong unggas untuk memperkuat rantai pasok pangan hewani.
PTPN I mendukung pengembangan hilirisasi ayam terintegrasi di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, melalui pemanfaatan lahan 31 hektare untuk pembangunan fasilitas pembibitan, pakan, peternakan, dan pengolahan unggas. PTPN I mendukung pengembangan hilirisasi ayam terintegrasi di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, melalui pemanfaatan lahan 31 hektare untuk pembangunan fasilitas pembibitan, pakan, peternakan, dan pengolahan unggas.

Dalam kunjungan tersebut, Menteri Pertanian didampingi Bupati Bone Andi Asman Sulaiman, jajaran direksi BUMN, perwakilan PTPN I, PTPN III, ID FOOD, PT Berdikari, serta sejumlah pihak terkait.

Abdul Rivai menjelaskan, pengembangan HAT dilakukan melalui skema kerja sama operasi (KSO) dengan dua mitra strategis. Bersama PT Berdikari, PTPN I menyiapkan pemanfaatan lahan seluas 22 hektare dengan jangka waktu kerja sama 30 tahun. Pada tahap awal, diusulkan pemanfaatan lahan seluas 15 hektare.

“Kolaborasi ini dirancang dari hulu ke hilir guna menciptakan rantai pasok unggas yang efisien, berdaya saing tinggi, dan memberi nilai tambah maksimal bagi perekonomian daerah,” tutur Abdul Rivai.

PTPN I menyatakan bahwa pemanfaatan aset untuk pengembangan HAT dilakukan dengan memperhatikan prinsip tata kelola perusahaan yang baik, ketertiban administrasi, serta kesesuaian dengan ketentuan tata ruang.

Tahapan Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (PKKPR) disebut telah diselesaikan. Perusahaan juga memastikan lokasi pembangunan rumah potong hewan unggas (RPHU) dan fasilitas penyimpanan berpendingin atau cold storage tidak berada pada kawasan yang tumpang tindih dengan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B).

Tulis Komentar

Komentar