"PTPN I memiliki irisan yang sangat kuat dengan ketahanan pangan. Aset yang besar, jumlah tenaga kerja yang banyak, serta persebaran unit usaha di berbagai wilayah menjadi modal penting dalam mendukung pembangunan nasional," ujar Abdul Rivai Ras.
Acara berlangsung dalam suasana khidmat dengan rangkaian kegiatan berupa menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan ayat suci Al-Qur'an, santunan kepada anak yatim, tausiah oleh Ustaz Das'ad Latif, serta diskusi mengenai pembangunan pangan nasional.
Dalam pemaparannya, Abdul Rivai Ras menegaskan bahwa Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia memiliki keterkaitan erat dengan peran PTPN I dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.
Ia mengutip pandangan Presiden yang menekankan bahwa bangsa yang mampu memenuhi kebutuhan pangannya sendiri akan memiliki fondasi kemandirian yang lebih kuat.
> "Pembangunan pangan bukan hanya meningkatkan produksi, tetapi juga membangun kemandirian bangsa, memperkuat stabilitas ekonomi, dan menjaga ketahanan negara," ujarnya.
Abdul Rivai Ras juga memaparkan sejumlah capaian sektor pangan nasional. Berdasarkan data pemerintah, produksi beras Indonesia pada tahun 2025 mencapai sekitar 34,71 juta ton, meningkat 13,36 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Komentar