Seputar Publik / Berita

PTPN I Tegaskan Peran Strategis Dukung Swasembada Pangan, Abdul Rivai Ras: Ketahanan Pangan Fondasi Kedaulatan Bangsa

Peluncuran buku Pangan dalam Aspek Pertahanan Negara menegaskan kontribusi PTPN I dalam memperkuat ketahanan pangan, membuka lapangan kerja, mendorong pemerataan pembangunan, dan mendukung visi Indonesia Emas 2045.
Direktur Utama PTPN I Abdul Rivai Ras memaparkan peran strategis PTPN I dalam memperkuat ketahanan pangan dan kedaulatan bangsa melalui peluncuran buku Pangan dalam Aspek Pertahanan Negara di Jakarta. Direktur Utama PTPN I Abdul Rivai Ras memaparkan peran strategis PTPN I dalam memperkuat ketahanan pangan dan kedaulatan bangsa melalui peluncuran buku Pangan dalam Aspek Pertahanan Negara di Jakarta.

Produksi padi tercatat mencapai sekitar 71,95 juta ton Gabah Kering Panen (GKP) dengan surplus beras sekitar 3,52 juta ton, sehingga Indonesia tidak melakukan impor beras konsumsi sepanjang tahun 2025. Selain itu, cadangan beras pemerintah disebut berada pada level tertinggi dalam sejarah modern Indonesia.

Ia juga menyampaikan bahwa Indonesia telah mencapai swasembada pada delapan komoditas strategis, yakni beras, jagung pakan, gula konsumsi, cabai besar, cabai rawit, bawang merah, daging ayam ras, dan telur ayam ras.

Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi pemerintah, petani, pekebun, peternak, penyuluh, akademisi, BUMN, dunia usaha, TNI, Polri, serta berbagai elemen masyarakat.

Abdul Rivai Ras menilai keberhasilan tersebut harus menjadi pijakan untuk membangun sistem pangan nasional yang semakin tangguh dan berkelanjutan.

> "Swasembada pangan adalah wujud nyata kemandirian bangsa. Di balik setiap capaian produksi terdapat kerja keras seluruh pemangku kepentingan. Sebagai BUMN perkebunan, PTPN I berkomitmen memperkuat produktivitas, modernisasi perkebunan, pengembangan bibit unggul, hilirisasi, serta kemitraan bersama petani agar kontribusi sektor perkebunan terhadap ketahanan pangan nasional semakin besar," katanya.

Tulis Komentar

Komentar