Seputar Publik / Berita

PTPN IV PalmCo Gandeng TNI-Polri Amankan Aset Negara dan Percepat Modernisasi Perkebunan Sawit

Kolaborasi lintas sektor difokuskan untuk menjaga aset negara, memperkuat keamanan wilayah operasional, menekan persoalan sosial, serta mendorong transformasi digital perkebunan melalui pemanfaatan teknologi berbasis Artificial Intelligence (AI).
Direktur Utama PTPN IV PalmCo Jatmiko K Santosa perkuat sinergi dengan TNI dan Polri untuk mengamankan aset negara, mendorong transformasi digital perkebunan berbasis AI, serta menciptakan lingkungan sosial yang aman, produktif, dan berkelanjutan di berbagai wilayah operasional perusahaan. Direktur Utama PTPN IV PalmCo Jatmiko K Santosa perkuat sinergi dengan TNI dan Polri untuk mengamankan aset negara, mendorong transformasi digital perkebunan berbasis AI, serta menciptakan lingkungan sosial yang aman, produktif, dan berkelanjutan di berbagai wilayah operasional perusahaan.

Seputarpublik.com JAKARTA – PTPN IV PalmCo sebagai Subholding Perkebunan dari Holding Perkebunan PTPN III (Persero) terus memperkuat sinergi strategis bersama Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) di berbagai wilayah operasional perusahaan.

Kolaborasi tersebut difokuskan untuk mendukung pengamanan aset negara, menciptakan lingkungan sosial yang kondusif, serta mempercepat modernisasi tata kelola perkebunan sawit melalui pemanfaatan teknologi terkini.

Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, mengatakan bahwa pengamanan wilayah operasional tidak hanya bertujuan menjaga kelancaran aktivitas usaha, tetapi juga merupakan bagian dari tanggung jawab perusahaan dalam mengelola dan melindungi aset negara.

> "Pengamanan aset negara adalah salah satu prioritas utama kami. Sinergi bersama jajaran aparat penegak hukum seperti TNI dan Polri, baik melalui penguatan teritorial maupun pendekatan sosial kepada masyarakat, menjadi kunci agar seluruh area operasional tetap kondusif dan aset negara dapat dikelola secara optimal," ujar Jatmiko dalam keterangan tertulis yang diterima media, Rabu (3/6/2026).

Tulis Komentar

Komentar