Menurutnya, kewirausahaan menjadi salah satu instrumen penting dalam memperkuat ketahanan ekonomi keluarga, khususnya di sekitar wilayah operasional perusahaan. Karena itu, peningkatan kompetensi sumber daya manusia dinilai sama pentingnya dengan pembangunan infrastruktur sosial.
"Kami ingin masyarakat memiliki akses terhadap pengetahuan, keterampilan, dan peluang usaha yang lebih luas. Melalui pelatihan ini, peserta tidak hanya belajar membuat produk, tetapi juga didorong untuk berani memulai usaha, berinovasi, dan mampu membaca peluang pasar," tambahnya.
Dalam pelaksanaannya, PTPN IV PalmCo menggandeng Lesaffre Indonesia (Saf-Instant) serta PT Indojaya Perkasa Abadi sebagai mitra pelatihan. Kegiatan dipandu langsung oleh Chef Syamsuddin bersama tim melalui metode praktik langsung (hands-on).
Peserta mengikuti seluruh tahapan pembuatan produk, mulai dari penimbangan bahan, pencampuran adonan, fermentasi, pembentukan produk, hingga teknik pemanggangan.
Tiga jenis produk yang dipraktikkan dalam pelatihan tersebut meliputi Polo Boy, Pepperoni Pizza, dan Pao, yang dipilih sesuai tren serta kebutuhan pasar sehingga dapat menjadi peluang usaha bagi para peserta.
Peserta berasal dari berbagai latar belakang, di antaranya mitra binaan PTPN IV PalmCo, UMKM binaan Rumah BUMN Pabatu, Yayasan Khadijah Sharaswaty, masyarakat umum di Sumatera Utara, serta perwakilan dari Sulawesi sebagai bagian dari upaya memperluas jangkauan program secara inklusif.
Komentar