Selain keterampilan produksi, peserta juga memperoleh pembekalan mengenai pentingnya menjaga kualitas produk, konsistensi hasil, hingga strategi membaca peluang bisnis di lingkungan masing-masing. Program ini juga selaras dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada aspek pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi.
Ke depan, peserta didorong membentuk kelompok usaha mandiri, memperkuat kolaborasi antar-mitra binaan, serta memanfaatkan pemasaran digital untuk memperluas pasar.
Salah seorang peserta, Winy, mengaku memperoleh banyak manfaat dari kegiatan tersebut.
> "Saya mengucapkan terima kasih kepada PTPN IV PalmCo atas pelaksanaan Baking Class ini. Kegiatan ini sangat bermanfaat karena memberikan ilmu dan keterampilan baru yang bisa langsung kami praktikkan di rumah maupun dikembangkan menjadi usaha. Semoga program seperti ini terus berlanjut sehingga semakin banyak masyarakat yang mendapatkan kesempatan untuk belajar, berkembang, dan meningkatkan perekonomian keluarga," ujarnya.
Perluas Pemberdayaan Berbasis Potensi Lokal
Baking Class 2026 melengkapi berbagai program pemberdayaan masyarakat yang sebelumnya telah dijalankan PTPN IV PalmCo di sejumlah wilayah operasional.
Salah satunya melalui kerja sama dengan Dinas Perikanan Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, yang mengembangkan desa sentra pangan berbasis komunitas. Program tersebut melibatkan 50 perempuan dari Desa Hang Tuah dan Desa Genduang Jaya melalui pelatihan budidaya serta pengolahan ikan lele menjadi produk bernilai tambah.
Melalui pendekatan berbasis potensi lokal, PTPN IV PalmCo berharap seluruh program TJSL tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi mampu berkembang menjadi aktivitas ekonomi produktif yang berkelanjutan serta memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.(Red)*
Komentar