Seputar Publik / Berita

PTPN IV PalmCo Perkuat Kemitraan Sawit Rakyat, Bidik Serapan 1 Juta Ton TBS pada 2026

Melalui Gathering Petani Mitra 2026 di Bandung, PTPN IV Regional III mendorong integrasi petani sawit rakyat, percepatan Peremajaan Sawit Rakyat (PSR), serta kebijakan harga beli TBS untuk menjaga keberlanjutan usaha petani di tengah fluktuasi harga CPO.
PTPN IV PalmCo memperkuat kemitraan dengan petani kelapa sawit rakyat melalui Gathering Petani Mitra 2026 di Bandung, Jawa Barat. Kolaborasi ini diarahkan untuk meningkatkan produktivitas, mempercepat program Peremajaan Sawit Rakyat, dan memperkuat keberlanjutan usaha petani. PTPN IV PalmCo memperkuat kemitraan dengan petani kelapa sawit rakyat melalui Gathering Petani Mitra 2026 di Bandung, Jawa Barat. Kolaborasi ini diarahkan untuk meningkatkan produktivitas, mempercepat program Peremajaan Sawit Rakyat, dan memperkuat keberlanjutan usaha petani.

Komposisi lahan yang dipaparkan mencakup 8.700 hektare tanaman menghasilkan (TM) dan 2.300 hektare tanaman belum menghasilkan (TBM). Angka tersebut merupakan rincian yang disampaikan dalam paparan manajemen.

Sori mencontohkan KUD Tunas Muda sebagai salah satu mitra yang mencatat produktivitas hingga 21,3 ton per hektare pada fase tanaman menghasilkan tahun kedua (TM 2). Menurut klaim perusahaan, capaian tersebut sekitar 43 persen di atas standar Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS).

Peremajaan Sawit Rakyat Terus Didorong

Dalam pelaksanaan program PSR, PTPN IV Regional III melaporkan telah memperoleh Rekomendasi Teknis (Rekomtek) untuk lahan seluas 3.100 hektare. Luasan tersebut setara sekitar 70 persen dari target 2026 yang ditetapkan sebesar 4.500 hektare.

Manajemen juga menargetkan pengelolaan lahan plasma dapat meningkat secara bertahap hingga 22.000 hektare pada periode 2027–2028.

Percepatan peremajaan diharapkan dapat membantu meningkatkan produktivitas kebun rakyat, terutama pada lahan yang membutuhkan pembaruan tanaman. Pendampingan kelembagaan juga menjadi bagian dari strategi untuk memperkuat kapasitas petani dalam mengelola kebun dan menjaga kesinambungan produksi.

Tulis Komentar

Komentar