Seputar Publik / Berita

Razia Gabungan Lapas Narkotika Gunung Sindur Libatkan 176 Personel, Tes Urine 75 Orang Negatif Narkoba

Lapas Narkotika Kelas IIA Gunung Sindur bersama TNI, Polri, Brimob, dan BNNK Kabupaten Bogor melakukan razia di empat blok hunian sebagai langkah deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban.
Razia gabungan Lapas Narkotika Kelas IIA Gunung Sindur bersama TNI, Polri, Brimob, dan BNNK Kabupaten Bogor menyasar empat blok hunian sebagai upaya pencegahan gangguan keamanan dan ketertiban. Razia gabungan Lapas Narkotika Kelas IIA Gunung Sindur bersama TNI, Polri, Brimob, dan BNNK Kabupaten Bogor menyasar empat blok hunian sebagai upaya pencegahan gangguan keamanan dan ketertiban.

“Usai razia, dilanjutkan tes urine di Area Gedung II terhadap 25 petugas dan 50 Warga Binaan Pemasyarakatan. Hasilnya seluruhnya negatif narkoba,” terang pihak Lapas, Selasa (22/9/2026) malam.

Lapas Perkuat Pengawasan

Kalapas Narkotika Kelas IIA Gunung Sindur menegaskan pihaknya akan meningkatkan intensitas razia, baik secara rutin maupun insidentil.

Selain itu, pengawasan pada Pintu Utama (P2U), khususnya terhadap barang bawaan pengunjung, akan diperkuat. Sinergi dengan aparat penegak hukum juga akan terus ditingkatkan sebagai bagian dari upaya pemberantasan HALINAR atau handphone, pungutan liar, dan narkoba di lingkungan Lapas.

Sementara itu, Kanit Lantas Polsek Gunung Sindur AKP Rudi Hartono yang mewakili Kapolsek Gunung Sindur mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk sinergitas antara TNI, Polri, Lapas, dan BNN Kabupaten Bogor.

“Malam ini sudah melaksanakan kegiatan razia gabungan TNI, Polri serta BNN Kabupaten Bogor. Hasilnya tidak ditemukan adanya narkotika. Semoga kegiatan ini akan berlangsung secara rutin, sebagai bentuk sinergitas antara TNI, Polri, Lapas, dan BNN,” ujar Rudi.

TNI Dorong Lapas Bebas Barang Terlarang

Tulis Komentar

Komentar