Beranda
Seputar Publik / Berita

Reses di Medan Satria Suryo Harjo Soroti Darurat Sampah di Kota Bekasi 

IMG_20260709_164024 IMG_20260709_164024

Seputarpublik.com,

Kota Bekasi – Persoalan sampah di Kota Bekasi kian memprihatinkan dan membutuhkan penanganan serius. Anggota DPRD Kota Bekasi, Suryo Harjo, menyoroti kondisi darurat sampah yang berpotensi menimbulkan bencana, termasuk longsor akibat tumpukan sampah yang menggunung.

Hal tersebut disampaikan Suryo Harjo, yang akrab disapa Ajo, saat menggelar reses di wilayah Sultan Agung, Gang Mutiara RT 02/03, Kecamatan Medan Satria, Kamis (9/7). Dalam kesempatan itu, ia menampung berbagai aspirasi warga sekaligus menerima sejumlah keluhan terkait persoalan sampah yang semakin mengkhawatirkan.

“Kalau tidak segera ditangani, tumpukan sampah ini bisa menimbulkan bencana, seperti longsor sampah. Ini bukan lagi persoalan biasa, tapi sudah masuk kategori darurat,” ujar Ajo.

Ia menegaskan bahwa salah satu solusi jangka panjang yang perlu didorong adalah menghadirkan investor untuk pengolahan sampah berbasis teknologi, termasuk pengolahan sampah menjadi energi listrik.

Menurutnya, langkah Pemerintah Kota Bekasi yang dipimpin Wali Kota Tri Adhianto bersama Ketua DPRD dan jajaran yang melakukan kunjungan ke China merupakan upaya konkret dalam mempelajari sistem pengolahan sampah modern berbasis energi.

“Kunjungan tersebut penting untuk mempelajari teknologi pengolahan sampah menjadi energi listrik. Ini menjadi salah satu solusi untuk mengurangi volume sampah di Bekasi,” jelasnya.

Ajo juga menegaskan bahwa anggaran perjalanan tersebut bukan berasal dari APBD, melainkan dari investor proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL), sehingga tidak termasuk gratifikasi.

“Itu perlu diluruskan. Anggaran ke China bukan dari uang negara, tetapi dari investor PSEL. Jadi bukan gratifikasi,” tegasnya.

Selain mendorong solusi dari sisi pemerintah dan investor, Ajo juga mengingatkan masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan, salah satunya dengan tidak membakar sampah sembarangan.

“Kesadaran masyarakat juga penting. Jangan membakar sampah karena bisa menimbulkan polusi dan masalah kesehatan,” katanya.

Ia berharap adanya sinergi antara pemerintah, DPRD, investor, dan masyarakat dalam mengatasi persoalan sampah yang semakin kompleks di Kota Bekasi.

“Ini tanggung jawab bersama. Kalau tidak ditangani serius, dampaknya akan semakin luas,” pungkasnya.