Pemeriksaan status kesehatan calon pengantin sangat penting, antara lain pemeriksaan darah (Hb untuk mendeteksi anemia), berat badan, tinggi badan, status gizi, riwayat penyakit menular (HIV, hepatitis, TBC), serta status reproduksi. Anemia meningkatkan risiko bayi lahir dengan berat badan rendah atau yang dikenal dengan istilah BBLR (Bayi Berat Lahir Rendah), yang merupakan faktor utama penyebab stunting. Edukasi tentang jarak kehamilan yang ideal, usia ideal menikah, dan kesiapan rahim menjadi fokus utama. Perkawinan usia anak (<19 tahun) terbukti meningkatkan risiko kehamilan bermasalah, bayi lahir prematur, dan stunting. Dari sisi medis, tubuh remaja putri yang berusia terlalu muda belum siap secara organ reproduksi maupun asupan nutrisi untuk mendukung kehamilan. IMT <18,5 berisiko melahirkan bayi kecil untuk usia kehamilan yang rentan stunting. Program pemerintah seperti tablet tambah darah (TTD) untuk remaja putri adalah bagian dari intervensi gizi pra-nikah. Edukasi gizi seimbang, pola makan bergizi, dan pencegahan konsumsi makanan pantangan juga penting. Ilmu gizi menekankan bahwa masa 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) adalah masa yang krusial untuk mencegah terjadinya stunting pada anak. Jika ibu sudah anemia atau malnutrisi sebelum menikah, maka intervensi gizi setelah hamil sering terlambat.
Seputar Publik / Opini
Saatnya Administrasi Publik Hadir Di Hulu: Pencegahan Stunting Melalui Edukasi Calon Pengantin
Oleh: Ade Yusmuliani Lubis
Ade Yusmuliani Lubis, Mahasiswi Program Studi Magister Administrasi Publik Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, (photo ist. 14/9/2025).
Tulis Komentar
Berita Terkait
Baca Juga
Lainnya
Pemkot Bekasi Pantau Peringatan Hari Buruh 2025, Pastikan Aman, Tertib Dan Lancar
Turut Berseragam Komcad Mendagri Sambut Kedatangan Kepala Daerah Peserta Retreat di Akmil Magelang
PTPN IV Regional V Cetak Mandor Sawit Bersertifikat Nasional
Dari Zaman Nabi hingga Era Modern, Ini Sejarah Penentuan Hilal Penentu Ramadhan dan Idulfitri
Wakil Bupati Padang Lawas Hadiri Doa Lintas Agama Hari Bhayangkara ke-80, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas
DPC PUAN Bekasi Utara Gelar Arisan Ke 4, Bahas Program Pemberdayaan Perempuan Dan Sosial
Kasatgas PRR Tegaskan Pemda Lambat Kirim Data Korban Bencana Akan Diumumkan ke Publik
Komentar