Dalam pelaksanaannya, peserta mengikuti prosesi dengan penuh kekhusyukan. Bacaan yang diselesaikan dalam khataman ini meliputi surat Ad-Duha hingga An-Nas, yang kemudian ditutup dengan doa khataman.
Selain itu, turut diamalkan pembacaan Surah Al-Fatihah serta ayat-ayat awal Surah Al-Baqarah sebagai bagian dari tradisi khataman. Doa-doa yang dipanjatkan mencerminkan harapan akan keberkahan, ampunan, serta kebaikan dunia dan akhirat.
Pesan untuk Menjaga Semangat Al-Qur’an
Perwakilan keluarga almarhum pendiri masjid, Idhami Pulungan, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia berharap semangat membaca Al-Qur’an tidak hanya berhenti di bulan Ramadan, tetapi terus berlanjut dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami sangat berbahagia dengan terlaksananya kegiatan khataman Al-Qur’an ini. Semoga semangat ini tetap terjaga, tidak hanya di bulan Ramadan, tetapi juga di bulan-bulan berikutnya,” ujarnya.
Wujud Syukur dan Kebersamaan
Sebagai bentuk rasa syukur, kegiatan ditutup dengan makan bersama seluruh jamaah yang hadir. Momentum ini sekaligus mempererat silaturahmi dan kebersamaan antarwarga.
Kegiatan serupa juga dilaksanakan di berbagai masjid di wilayah tersebut sebagai bagian dari semarak Ramadan yang penuh keberkahan.(andi)*
Komentar