Pakar hukum Bambang Sunaryo mengungkap agar Kota Bekasi tidak kembali dipimpin oleh Wali Kota yang berpotensi korupsi maka masyarakat harus melihat rekam jejak para calon yang ikut berkontestasi di Pilkada Kota Bekasi 2024.
“Silakan pilih calon kandidat, ada tiga kandidat. Telusuri rekam jejaknya. Pilih yang betul betul punya niat tulus, tidak korupsi, yang berpihak kepada kepentingan masyarakat banyak bukan kepentingan golongan,” ungkapnya.
Dewan Pakar Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Orda Kota Bekasi Faizal berharap untuk memberantas korupsi kita bisa belajar dari Pemerintah China dalam hal ketegasannya memberantas korupsi.
“Misalnya pemimpin pemerintah RRC pernah menyatakan akan menyediakan 100 peti mati, 99 peti mati untuk pejabat dan menteri yang dia pimpin, 1 peti untuk dirinya sendiri,” kata Faizal.
Untuk itu, Faizal meminta seluruh calon Wali Kota dapat membuat pernyataan yang sama seperti Pemerintah RRC. Menurutnya langkah ini perlu ditiru agar tidak ada lagi Wali Kota Bekasi yang tersandung kasus korupsi.
“para calon pemimpin khususnya di Pilkada Kota Bekasi ini harus berani membuat pernyataan serupa, seperti Pemerintah china,” ujarnya.
Nah, jika itu dilakukan pasti warga akan lebih percaya, bahwa calon Wali Kota Bekasi tidak akan melakukan hattrick sebagai wali kota yang ditangkap KPK karena korupsi,” pungkasnya.
(Ahmad Zarkasi)
Komentar