Seputar Publik / Berita

Syahrul Aidi: Transformasi Digital Harus Perkuat Perlindungan Sosial Inklusif, Kelompok Rentan Jangan Tertinggal

Anggota Komisi I DPR RI Syahrul Aidi Maazat menegaskan transformasi digital harus memperluas akses layanan publik dan perlindungan sosial bagi seluruh masyarakat, khususnya kelompok rentan, melalui penguatan literasi digital dan kolaborasi lintas sektor.
Anggota Komisi I DPR RI Syahrul Aidi Maazat menyampaikan paparan sebagai keynote speaker dalam Forum Diskusi Publik bertema Anggota Komisi I DPR RI Syahrul Aidi Maazat menyampaikan paparan sebagai keynote speaker dalam Forum Diskusi Publik bertema "Mewujudkan Perlindungan Sosial yang Inklusif di Era Digital" yang diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Digital bersama Komisi I DPR RI secara virtual.

Menurutnya, informasi mengenai berbagai program bantuan dan perlindungan sosial perlu disampaikan secara terbuka, mudah dipahami, serta menjangkau seluruh lapisan masyarakat agar meminimalkan potensi kesalahpahaman maupun disinformasi.

> "Komunikasi publik yang baik akan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap program pemerintah. Di era digital, penyampaian informasi harus dilakukan melalui berbagai platform dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami agar manfaat program benar-benar dirasakan masyarakat," jelas Sadjan.

Ia juga menekankan pentingnya meningkatkan kemampuan masyarakat dalam memilah informasi yang benar, menghindari penyebaran hoaks, serta memanfaatkan teknologi digital secara produktif untuk mendukung kesejahteraan.

Forum Diskusi Publik yang diselenggarakan Komdigi bersama Komisi I DPR RI tersebut diikuti peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

Melalui kegiatan ini, penyelenggara berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya literasi digital dan perlindungan sosial terus meningkat sehingga transformasi digital dapat berjalan secara inklusif, adaptif, dan memberikan manfaat bagi seluruh warga negara.(Red)*

Tulis Komentar

Komentar