Hubungan Ted Sioeng dengan Pemerintah China telah menjadi bahan spekulasi media sejak awal 1997. Berdasarkan penyelidikan Komite, diketahui bahwa Sioeng bekerja, dan mungkin masih berfungsi, atas nama pemerintah China.
Ted Sioeng secara teratur berkomunikasi dengan kedutaan China dan pejabat konsuler di berbagai lokasi di Amerika Serikat, dan sebelum penyelidikan dana kampanye mencuat, dia sering bepergian ke Beijing di mana Sioeng dilaporkan dan mendapatkan pengarahan oleh pejabat Partai Komunis China.
The Times melaporkan, sebagaimana dikutip Los Angeles Times pada 18 Mei 1997, penyelidikan Sioeng berasal dari komunikasi rahasia antara Beijing dan kedutaan besar China di Washington yang dicegat oleh intelijen AS. Komunikasi tersebut diduga menguraikan rencana rahasia untuk memperluas pengaruh China dalam proses politik AS. Sioeng dan keluarganya segera membantah tudingan sebagai mata-mata Tiongkok.
Selama penyelidikan, Komite menerima informasi terbatas mengenai rencana Beijing untuk mempromosikan kepentingan Pemerintah China di Amerika Serikat selama siklus pemilu 1996.
Sebagian besar kekayaan Sioeng diperoleh setelah pemerintah China memberinya hak untuk mengekspor merek rokok paling populer di negara itu, Red Pagoda Mountain (Hong Ta Shen). Catatan menunjukkan keluarganya memiliki hotel, kondominium mewah, dan bisnis lain di daerah Los Angeles.
Komentar