Tiga pilar pendidikan—benar, pintar, dan terampil—kembali ditegaskan sebagai arah bersama bagi keluarga besar Perguruan Attaqwa. Harapannya, generasi yang ditempa hari ini kelak menjadi penerus perjuangan yang berakhlak, berilmu, cakap, serta mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, umat, dan bangsa.
Pembukaan Semarak dengan Aubade dan Drama Kolosal
Upacara pembukaan Jambore Akbar Attaqwa berlangsung meriah dengan berbagai penampilan yang melibatkan peserta didik. Acara dimeriahkan oleh aubade siswa, peragaan busana berbahan daur ulang, parade kontingen, serta drama kolosal yang dimainkan oleh perwakilan siswa di bawah arahan Zahari Aksam.
Drama kolosal tersebut mengangkat perjalanan sejarah Attaqwa, mulai dari masa awal perjuangan dan pendirian, berbagai tantangan yang dihadapi, hingga perkembangannya menjadi lembaga pendidikan yang tetap berdiri kokoh sampai sekarang.
Pementasan itu menjadi media untuk mengenalkan sejarah perjuangan Attaqwa kepada generasi muda sekaligus menanamkan kesadaran bahwa keberadaan lembaga pendidikan tersebut merupakan hasil perjuangan panjang, pengorbanan, dan pengabdian para pendahulu.
Pembukaan jambore juga dihadiri Pembina Yayasan Attaqwa yang tampil istimewa dengan mengenakan seragam Pramuka lengkap, jajaran pengurus Attaqwa, pimpinan lembaga, kepala sekolah, pejabat daerah, serta peserta didik dari berbagai satuan pendidikan.
Komentar